Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat kehormatan menyambut kedatangan sekitar 200 pelajar berprestasi yang berasal dari 24 provinsi di Indonesia dan tergabung dalam Forum Pelajar Indonesia. Para pelajar yang hadir berkesempatan mengikuti dialog bersama yang membahas pembangunan Jakarta. Dalam dialog itu mengemuka, para pelajar Indonesia harus memlikik visi yang jelas dan cerdas agar dapat menjadi pemimpin yang meneruskan masa depan bangsa, khususnya daerah mereka masing-masing.
Asisten Kesejahteraan Masyarakat Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Mara Oloan Siregar, mengatakan, pelajar yang tergabung dalam Forum Pelajar Indonesia merupakan pelajar terpilih karena memiliki kemampuan dan prestasi di sekolah. Berbagai potensi, bakat, kecerdasan, kemampuan, dan keterampilan perlu dipadukan dengan idealisme, cinta tanah air, ketaqwaan, dan akhlak yang baik. Sehingga mereka mampu memberikan warna yang khas bagi pertumbuhan dan kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
“Hal itu penting diperhatikan. Karena pendidikan tidak hanya menciptakan manusia yang berilmu, terampil, kreatif dan inovatif. Tetapi juga membentuk karakter integritas dan bertanggung jawab,” ujar Mara Oloan Siregar dalam acara Dialog Bersama Forum Pelajar Indonesia Tahun 2010 di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (7/7).
Untuk mencapai itu, lanjutnya, para pelajar harus cerdas baik cerdas dalam olah pikir, olah hati, olah dasar maupun dalam olahraga. Agar hal itu bisa dilakukan, para pelajar harus memiliki visi yang jelas dalam melakukan sesuatu sehingga mampu melakukan yang terbaik dalam setiap bidang yang digelutinya.
Selain itu, mereka harus belajar dengan kesadaran bukan karena paksaan sehingga dapat menikmati setiap aktivitas pelajaran yang diterimanya. Juga harus fokus dengan dedikasi dan disiplin yang tinggi, sebab mereka akan menjadi lebih tajam dalam menentukan sasaran. “Lainnya, tidak ada kamus menyerah. Karena setiap perjuangan tidak selalu mencapai hasil yang kita harapkan,” katanya.
Pelajar juga harus sabar, memiliki keteguhan hati dan kerja keras untuk meraih kesuksesan. Sebab ketiga hal itu merupakan kombinasi utama untuk meraih sukses.
Pada kesempatan itu, Oloan menerangkan tentang eksistensi Provinsi DKI Jakarta sebagai ibu kota negara. Jakarta merupakan miniatur Indonesia dan tempat bertemunya aneka ragam budaya bangsa dengan segala adat istiadatnya. Saat ini, penduduk Jakarta berjumlah 9,2 juta dan sangat heterogen, multietnis serta berbaur pula dengan penduduk mancanegara yang beraktivitas di Jakarta. “Meski heterogen, kehidupan masyarakat Jakarta tetap harmonis dan damai. Warga menempatkan perbedaan sebagai perekat keragaman dan pemersatu kemajemukan,” tandasnya.
Keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam bidang pendidikan, salah satunya juga ditunjukan dengan menaikkan anggaran pendidikan dalam APBD DKI Jakarta 2011 yakni sebesar 28 persen. Jumlah tersebut meningkat enam persen dari anggaran pendidikan tahun ini yang hanya sebesar 22 persen dari total jumlah APBD DKI Jakarta 2010 sebesar Rp 24,6 triliun. (lenny)
Sumber : beritajakarta.com





