Headline :
Joomla Random Flash Module by DART Creations
Home Berita Pendidikan Bank Muamalat Fokus Kembangkan Jaringan

Bank Muamalat Fokus Kembangkan Jaringan

E-mail Print PDF
Manajemen PT Bank Muamalat Indonesia bertindak pasif terhadap rencana penjualan saham. Mereka akan lebih berfokus pada pe­ngembangan jaringan layanan. "Prinsip kita pasif (terhadap penjualan saham), terima saja laporan kalau memang mereka (pemegang sa­ham) sudah menjual sahamnya," ungkap Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Andi Buchori di Jakarta, Rabu (28/9).

Sebelumnya, pemegang saham dominan PT Bank Muamalat Indonesia dikabarkan hendak menjual saham sebesar 62 persen. Pemegang saham tersebut, antara lain, Boubyan Bank Kuwait, Saudi Arabian Atwill Holdings Limited, dan Islamic Development Bank (IDB). Namun, rencana penjualan saham tersebut kemudian ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

 

Menurut Andi, penjualan saham ter­sebut sepenuhnya menjadi hak pe­megang saham. Sementara pihaknya hanya bertugas memberikan data pe­rusahaan yang sebelumnya telah di­lakukan dalam due diligence (penilaian kinerja perusahaan). "Due diligence prosesnya sudah selesai, hingga ada keputusan menunda penjualan itu. Tu­gas kita beri data ya sudah selesai," ungkapnya.

Rencana penjualan saham itu, kata Andi, tidak memengaruhi kinerja pe­rusahaan. Jumlah modal perusahaan pun tidak terpengaruh. "Kita tidak akan terpengaruh, siapa pun pemilik­nya. Yang jelas tugas kita fokus pada memperbaiki managemen," tegasnya. Aset Muamalat akan terus diting­katkan hingga mencapai target Rp 60 triliun pada 2014. Sementara hingga 20 September 2011, aset perusahaan mencapai Rp 25,4 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) telah mencapai Rp 21,1 triliun.

Dengan DPK itu, pembiayaan men­capai Rp 21,17 triliun. Karena itu, fi­nancing to deposit ratio (FDR) mencapai 100 persen. "Kalau ditambah dengan modal, FDR sekitar 98 persen." Andi mengatakan, pihaknya terus mengupayakan ekspansi jaringan. Saat ini, tercatat 400 kantor cabang di seluruh Indonesia. Layanan transaksi online Bank Muamalat juga telah berada di 4.000 lebih Kantor Pos di Indonesia. Pada 2011 ini, terdapat sekitar 70 kantor cabang pembantu dan kantor kas. Sementara layanan ATM mencapai 320 unit.

Sekretaris Perusahaan PT Bank Muamalat Indonesia Meitra N Sari me­nambahkan, pihaknya akan memak­simalkan aset yang telah ada untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Muamalat masih fokus untuk pembia­yaan ritel. "Kita prioritas tingkatkan core banking untuk semakin memper­baiki kinerja perusahaan," tegasnya. Boubyan Bank Kuwait bakal menjual saham 24,9 persen. Penjualan ini untuk penyehatan internal perusahaan. Krisis ekonomi 2008 membuat bank ini berniat hanya fokus ekspansi di Timur Tengah. (ed: firkah fansuri)

Sumber : Koran Republika (Kamis, 29 /09/2011)
Written by :
Administrator
 
Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to post a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy